Mbak Ratih

Saya berasal dari daerah Timur Indonesia, lahir 34 tahun yang lalu sudah berkeluarga dengan wanita dari Solo. Kehidupan rumah tangga dan kehidupan sex kami normal normal saja. Saya sering di panggil temen temen item maybe coz kulit saya agak burem ato hitem .. hehheheh.

Sudah menjadi obsesi saya adalah make love dengan perempuan yang berumur antara 40-55 tahun. Saya bukan pengunjung setia tetapi merupakan pembaca setia forum SETENGAH BAYA di mana hampir semua cerita di forum ini menjadi koleksi saya. Ada sebuah cerita yang sangat menarik buat saya dimana penulisnya menyertakan juga alamat e-mailnya. Penulisnya seorang perempuan yang mengaku berusia 48 tahun . seorang professional di perusahaan asing.

Setelah membaca ceritanya perempuan tersebut beberapa kali … saya coba untuk mengirimkan beberapa komentar tentang cerita dia. Awalnya semuanya berjalan biasa saja .. dari beberapa kali berkiriman e-mail akhirnya dia memberikan no. HP dan dari beberap kali obrolan selajutnya kami sepakat makan siang bersama. Dari pembicaraan kami selama ini saya berasumsi perempuan ini cukup hangat dan enak diajak ngobrol.

Siang itu setelah janjian kami sepakat untuk bertemu di salah satu café di daerah Thamrin. Terus terang saya agak nervous . karena ini untuk pertama kali saya kencan dengan perempuan yang selama ini menjadi kriteria saya .. umur antara 40 sampai 55 tahun I dont care how she look like .. the most important is dia umuran segitu dan feeling saya mengatakan dia cukup pinter dan enak diajak ngobrol.

10 menit menunggu akhirnya mobile phone saya berdering .. tatapan saya tertuju ke pintu café di sana berdiri seorang perempuan setengah baya berusian sekitar 40 an .. mengenakan kacamata hitam, tinggi sekitar 165 an dengan berat antara 70 an. Wajah lumayan cantik dengan gurat tua mulai kelihatan jelas. Bibirnya dibalut lisptik sepadan dengan dandanannya .. penampilannya sungguh seorang professional yang matang karena pengalaman. Saya berdiri menuju pintu .. dan menyalaminya Mbak Ratih!? Iya kamu Item ? Iya Mbak . kami kemudian berjalan menuju ke meja yang sudah saya reserve sebelumnya .. sablengnya saya . semua biaya date ini adalah tanggungan dia maklum orang kere gue .. heheheh. Cukup banyak obrolan yang kami bicarakan siang itu … sampai akhirnya saya tahu bahwa dia berusia 51 tahun … wow …. sedikit bersorak saya dalam bathin … bisakah saya bisa meniduri perempuan cantik ini?

Date siang ini berjalan mulus … dan kemungkinan untuk ngeseks dengan dia kelihatan semakin besar saat saya mengantar dia menuju ke mobilnya. Sebelum menginjak pedal gas … dia sempat memberikan sebuah ciuman manis di bibir saya … bathin saya bersorak … wow .. ini kesempatan bagus.

Beberapa hari kami saling mengirimkan sms … sampai pada suatu siang Mbak Ratih menelpon saya dan meminta saya untuk datang ke sebuah hotel di daerah slipi. Ada sedikit kecemasan yang berkecamuk di hati saya … apa yang akan terjadi … is it happy ending or bad story will be happen ? Di depan kamar hotel saya berdiri sejenak meredam kecamuk yang bergejolak …. saat saya bunyikan bel pintu …. dan kepala Mbak Ratih menjulur keluar saat membukakan pintu .. wooooooooooooooow … sebuah pemandangan yang tidak pernah saya perkirakan sebelumnya .. menjumpai sosok seorang perempuan paru baya .. dengan sedikit lemak bergelambir di pinggangnya …… mengenakan gaun tidur yang amat sexy …. wonderful ….. she is so pretty.

Sedikit kaget dan terpesona … sambil menutup pintu … Mbak Ratih berjalan menuju sofa sambil tangannya memegang segelas red wine .. duduk berselonjor sambil meneguk wine … dia menoleh ke arah saya sambil mempersilakan saya duduk .. santai aja Item … gak usah melotot gitu kenapa? candanya Sambil tertawa kecil .. saya duduk disamping dia …. tangan saya langsung melingkar punggungnya … saat dia menuangkan segelas wine buat saya … dengan badan agak condong ke depan …. kedua payudaranya yang sudah mulai agak kendor …. terlihat dengan sangat jelas ….

Sambil berguman …. Maaf Mbak … saya pengen banget cium bibir kamu! kata saya. Saat berpaling menatap wajah saya …. tiba tiba bibirnya mendarat di mulut saya .. belum sempat hilang rasa kaget saya …. Mbak Ratih sudah mulai memainkan lidahnya di sela sela mulut saya sambil mendesah dan mengerang … hmhmhmhmhm acchhhhhhhhhh. Saya tidak menyia nyiakan kesempatan itu dan mulai berusaha mengimbangin keganasan bibirnya …… Sambil berlutut didepan sofa … tangan saya merangkul pinggulnya .. lidah saya berusaha memainkan sensasi di daerah belakang telingan nya termasuk daerah lobang telinganya …. sambil mengerang … hmhmhmhmhm acchhhhhhhhhh enaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak .. terussssssssssssssssin Item saya berusaha membangkitkan birahi dia agar lebih panas ….. Gesekan kedua payudara Mbak Ratih di dada saya .. turut merangsang permainkan kami menuju area yang lebih panas … mulut Mbak Ratis tidak berhenti berdesis … ssssssssssssssssssssssttttttttttt hmhmhmhmhm acchhhhhhhhhh enaaaaaaaakkkkkkkkkkk saat lidah ku mulai menjilati daerah sekitar leher sambil pelan pelan turun ke daerah dadanya ….. tanpa membuka baju tidur tipis itu … saya masih bergerilya di sekitar dadanya ….. saat saya mengeluarkan kedua payudara yang agak menggantung tersebut … wow …. sangat menawan … fantastis .. saya tidak menyia nyiakan kesempatan tersebut …. mulut saya mengulum nipple kanan sambil tangan kiri saya memainkan payudara kirinya … bibir Mbak Ratih tidak berhenti bersuara dan berdesis … sambil berteriak …. ochhhhhhhhhhh ahhhhhhhhhhhhhh hmhmhm enaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk Item .. terusin … gigiiiiiiiiiiiiiiiiiiit dikit sayang ………….. gigiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit yang keras sayang ………. saya melakukan semua yang dimintanya ….. merasa posisi tersebut kurang nyaman … saya membimbing tangan Mbak Ratih menuju tempat tidur dan membaringkan dia …….. sebelumnya saya mencopoti baju tidur tersebut … wooow .. tenyata dia tidak mengenakan celana dalam …. sambil membuka kemeja dan celana panjang … mata saya tidak lepas memandang dan mengagumi bentuk badan wanita setengah baya ini ……

Dengan hanya mengenakan celana dalam … saya mulai melanjutkan aktivitas saya …. dengan kembali menjilat dan mengulum payudara kirinya ….. sementara jari tangan saya yang lain …. pelan pelan meraya menuju ke selangkangan Mbak Ratih. Jari jari tangan saya telah leluasa membelai dan dan memainkan klitorisnya …… jilatan saya makin ganas menuju ke daerah puser … sementara teriakan kenikmatan tidak henti hentinya keluar dari mulut Mbak Ratih ….. Iteeeeeeeeeeeeeeeem ….. pleasssssssssssssssse … give me all .. make me weeeeeeeeeeeeeet sayang ….. plssssssssssssssssss ……. erangan dari bibirnya tidak berhenti …… malah semakin lepas saat dua jari saya sudah berada di dalam lobang pussynya … Iteeeeeeeeeeeeeeeem … mainin itil saaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaya sayang … elus yang lembuuuuuuuuut sayang …….. suasana saat itu sudah tidak terkontrol ….. itemmmmmmmmmmm fuck me hard … lick meeeeeeeeeeeee … make me weeeeeeeeet saya .. bikin saya basaaaaaaaaaah Itemmmmmmmmm … wooooooow …..

Saat bibir saya sudah mendekati daerah sekitar pinggulnya … mulut dan lidah saya tidak berhenti menjilati daerah pinggul Mbak Ratih. Tanpa meminta .. saya balikan badan Ratih .. dan mulai menjilati kedua bokong pantat ………. nya. Iteeeeeeeeeeeeeeeeeem … apa yang kamu lakuin ? Kamu nekaaaaaaaaaaaaad ….. tapi enaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak terusin …… sayang ochhhhhh …. achhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

Saya berusaha untuk membuat suasana nikmat dan berusaha mengimbangi gerak tubuhnya yang semakin liar saat saya pelan pelan membuka kedua bokong pantatnya untuk memudahkan lidah saya menjilati daerah lobang anus Mbak Ratih. Saat lidah saya menyentuh … daerah lobang anusnya .. sebuah teriakaaaaaaaaaaaan kerasssss ……. Jangaaaaaaaaaaaaaaaan … sambil desahan occccccccccccccchhhhhhhhhhhh achhhhhhh hmhmhmhm makin mengganas … saya tidak menghiraukan teriakan tersebut karena feeling saya mengatakan Ratih menikmati sensasi nikkkkkkkkkkkkkkkkmat ini saat lobang anusnya di jilaaaaaaaaaat. Entah karena nikmat atau merasa tidak nyaman dengen posisi tersebut … Mbak Mirah menekuk dan membetulkan kakinya sehingga sekarang dia nungging. Sebuah posis yang sangat bagus buat lidah dan mulut saya memainkan seluruh daerah pantat dan lobang anussssssssssnya …… teriakan kenikmatan tidak berhenti … sssssssssssssssssttttttttttst ooooooooooooccchhhhhhhh aaaacaaaaacccccccccccccchhhhhhhhhhh hmhmhmhm enaaaaaaaaaaaaaak Item .. terusin ….. sayaaaaaaaaaaaaaaaang …

Lidah saya makin ganas menyerang lobang anus Mbak Ratih .. dan pelan pelan saya mulai menarik kedua kakinya sehingga posisinya menjadi tertelungkup … Bibir dan lidah saya memindahkan sensasi dari daerah lobang anus menuju ujung jari jari kakinya. Iteeeeeeeeeeeemmmmmmmm .. enakkkkkkkkkkkk .. terusin sayang .. fuck me hard sayang …. lick me … give me allllllllllllllll saya tekuk kakinya sambil mengulum ibu jari kakinya sambil jari tangan saya memainkan daerah sekitar pussy Mbak Ratih. Keringat sudah mulai membasahi punggun Ratih .. … pelan tapi pasti … jilatan saya menyusuri betis dan naik ke daerah paha Mbak Ratih ……….. naik kembali ke lobang anus Ratih .. ….. dan turun pelan pelan menuju ke pussy Ratih .. saya sudah tidak terlalu menghiraukan segala teriakan aaaaaaaaachhhhhhhhhhhhhhhhhhh oooooooooooooooooooohhhhhh enaaaaaaaaaaaaak lagi … karena konsentrasi saya sekarang mulai untuk memberikan fantasi pada daerah pussy ratih .. tiba tiba teriakan Ratih semakin keras ….. keras …….. dan kerasssssssssssss … lahar dan banjir hangat membasahi mulut saya … saat itu orgasme pertama Ratih sampai ke puncaknya …. sambil menjepit kepala saya dengan kedua paha saya … Ratih mencapai orgasme pertamanya ….. Iteeeeeeeeeemmmmmmmmmmmmmmm saya mo kaluaaaaaaar …. sedotan saya ke lobang pussy nya semakin ganas …. Itemmmmmmmmmmmmm … Mbak keluaaaaaaaaaaaaaaar .. sambil berteriak …. vaginanya memuntahkan banyak sekali juice .. wondeful …. permainan tahab pertama yang nikkkkkkkkkmat …… erangan dan gejotan Ratih dari yang sangat liaaaaaaaaaaaaaar sambil lidah saya dan mulut saya tidak berhenti mempermainkan vaginanya ……….. enaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak …. nikkkkkkkkmat oh my goooooooooooooooooooooooooooooood .. Im cuminnnnnnnnnnnnnnnnnn sayanggggggggggggggggggggggg …….. oooooooooooooooohhhhhhhhhhhhhhhhhh achhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh hmhmhmhm enaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkk Itemmmmmmmmmmmmmmmm …… Ratih akhirnya terbaring ….. saat orgasmenya mencapai puncak … sambil butir butir keringat di punggungnya semakin banyak.

Ratih berbaring tertelungkup … sambil kami saling ciuman … saya dengan posisi berbaring menyamping …. sedang berusaha untuk membangkitkan kembali gairah Ratih. Sambil mengelus kepala saya .. Ratih berbisik …. Maaf yah Item .. Mbak sudah duluan keluar saat itu waktu sudah menujukan pukul 2 siang … perkiraan saya .. pergumulan pertama tidak sampai 45 menit. Tidak apa apa Mbak jawab saya sambil tangan saya tidak berhenti mengelus payudaranya. Pelan pelan saya mengecup kening Ratih sambil menjilati keringat di kening dan turun ke pundak nya … Kamu nakal Itemmmmmmmmmm ….. tapi Mbak sukaaaaaaaaaaaa banget … belon pernah Mbak ngalamin ini ….belon pernah Mbak dijilat seluruh badan seperti yang kamu lakukan …… kalo Mbak mau nambah saya lakuin lagi …hehehehehh jawab saya sambil mengelus pinggulnya. Ada glambiran lemak mulai bergantungan didaerah tersebut tapi bagi saya … justru glambiran lemat tersebut semakin menambah sexy tubuh telanjang-nya Ratih.

Paha Ratih pelan pelan mulai di gesek kesek didaerah paha saya. Ratih kelihatan sedang berusaha untuk membuat penis saya kembali erect. Tangan saya masih asyik mnegelus gelambiran lemak daerah di sekitar daerah pinggulnya sambil mulut kami berdua sudah saling bertautan ….. ciuman pelan .. makin hangat …. hmhmhhmhm. Ciuman Ratih semakin ganas ditengan erangan kenikmatan yang perlahan menanjak menuju ke puncak kenikmatan ….. gesekan paha .. erangan hmhmhmhhmhmhmhm aaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh dari Ratih semakin menaikan birahiku ke puncak puncak kenikmatan ……. Dengan vagina yang masih berlumuran cairan …….. di tambah kocokan jari tangan saya … semakin membuat lobang memek Ratih enak untuk di suck. Saat saya merasa bahwa timing itu sudah pas …….. sambil mendorong tubuk Ratih untuk tidur telentang ….. saya berusaha untuk menaikan kedua kakinya ke pundak saya ….. Mata saya menatap sebentar lobang vagina Ratih untuk mengukur kemampuan jepitan vagina sekaligus jari jari telunjuk saya dengan perlahan dan lembut mengelus dan mempermainkan lobang vagina tersebut. Jari jari tangan saya membelai lembut daging lembut itu … sesekali menekan dan mempermainkan itilnya … sambil erangan dan goyangan .. teriakan .. dari Ratih semakin seru ………………. Massssssss … masukinnnnnnn … Ratih udah gak tahaaaaaaaan lagiiiiiiiiiiiii … Massssssssss … ngentotin memek saya …………….. pleaseeeeeeeeee …… Masssssssssssss .. ngentotin sayaaaaaa … Pada saat yang pas …. saya mulai mendekatkan dick saya …. membimbingnya mendekati lobang memek yang semakin memerah tersebut …. dan ………….. bleeeeeeeep … achhhhhhhhhhh .. wow …. nikmaaaaaaaaaaat banget …. dengan perlahan tapi pasti saya mulai menggerakan pinggul saya mengimbangi gerakan gerakan Ratih yang semakin liar. Saya mengocok Rati makin ganas, dengan kedua kakinya terangkat di pundak saya. Saya melesakan penis saya masuk ke vagina Ratih hingga menyentuh dinding terdalamnya, dengan disertai dorongan yang semakin keras .. cenderung kasar saya merasakan seakan akan terbang ke awang awang kenikmatan. Buah dada Ratih ikut bergoyang goyang seirama kocokan saya. Wow, very nice breast, buah dada yang semakin menggantung gede . I love it komentar saya dalam bathin. Gerakan gerakan kami berdua semakin kasar teriakan enaaaaaaaaaak ngentot dan kata kata kasar keluar dari mulut Ratih semakin menambah gairah kami berdua . Ngentooooooooooooooooot Mas . Ngewein gueeeeeeeeee Iteeeeeeeeeeeeem perkosaaaaaaaaaaain saya sayaaaaaaaaaaaang Tangan saya tidak ketinggalan bergerilya di sekitar dua bukit kembar Ratih .. meremas .. keraaaaaaaas .. dan semakin . keraaaaaaaas. Maaaaasss … aaaooookkh mmmphh… ngentooooooot … gumam Ratih. Mmmpphh… puaskan aku yach sayang ……. rengek Ratih manja. Penisku yang berukuran 16 cm semakin dalam menjejali lobang memek Ratih menekan dan membiarkannya lebih dalam terbenam di rahim Ratih sambil memainkan otot-otot penisku untuk memberi rasa geli pada Ratih. Iteeeeeeeem … ooaaakhh… aakhhh… mmpphhh.. nikmat sekali, kamu pinteeeeer ngeeeeeentot Item … puji Ratih. Mau yang lebih nikmat sayang .. !!? tanyaku. Occccccccchhhhhkkkk hmmmmmmmm … Ratih hanya memejamkan matanya menyambut apa yang akan aku lakukan atas vaginanya.

Pelan namun pasti aku mulai mengocok lagi lubang rahimnya yang lebar dan semakin memerah tersebut. Acccccccchaaghh… aaghhh… ssshhh mmfffh… terusshh… aaannggghh … ceracau Ratih. Aku sedikit menarik dadaku agar tubuhku tegap berdiri dengan begitu kepala penisku akan dengan mudah menyentuh G-spot-nya. Aaakkhhh.. yacchhh.. yaahh… mmpphhh… aaanggghhh yaaaaaaahhh, Ratih semakin tenggelam dalam irama birahinya. Ia meremas sendiri kedua payudaranya dan kadang putingnya ia tarik sambil dipilin-dilepas lagi dan diulangi lagi berulang sehingga ia sendiri semakin tenggelam dalam ritme yang mengasyikkan ini. Aaaghkku.. agh ahhk… aaahh… aahh.. aamphh… Ratih melepas kedua tangannya dari dadanya dan berpegangan erat pada kedua sisi tempat tidur. Kepalanya oleng seperti orang kesurupan lalu dadanya ia busungkan, pinggulnya bergelinjang penuh dengan gairah birahi yang mendalam. Kami semakin jauh tenggelam dalam irama permainan ini dan tak menghiraukan lagi suasan sekitar kami. Segelas wine yang berada di di atas meja kecil saya ambil . Sambil saya tuangkan sekitar paha, pinggul dan buah dada Ratih.. Tangan saya tidak ketinggalan meremas buah dada Ratih sambil menarik narik putting susunya yang semakin membesar Ratiiiiiiiiih .. aak… aahhh … aku tak sanggup menahan laju spermaku dan bersamaan itu pula. Maaaaaaas .. aaaccccccccccckh… aaaghhh … Ratih menjerit dan memegang erat kedua sisi tempat tidur, pinggulnya ia hentakkan se-kencang-kencangnya. Apa yang Ratih lakukan membuatku semakin tak tahan, dan sedetik kemudian aku memancarkan maniku banyak sekali. Aaagghh .. desahku keras. Rupanya denyutan penisku saat maniku memancar menyebabkan Raih kegelian dan buru-buru ia bangun lalu mendekapku erat-erat. Kami berdekapan mesra sampai tetes maniku terakhir aku rasakan.

Kami berpelukan dalam posisi tersebut cukup lama .. saat pelan paln saya manrik kontol saya keluar dari lobang vaginanya .. tetesan sperma saya pelan pelan mengalir dari lobang vaginanya sambil berdiri .. saya sodor-kan kontol saya yang terlihat tertidur tersebut ke bibir . Di sambut bibirnya .. Ratih menjilati habis semua sperma tersebut .. kemudian sama menjulurkan lidah saya membersihkan sisa sisa sperma yang tercampur cairan vagina Rait mengumpulkan semua cariran tersebut di mulut saya lalu kami berciuman erat . Sambil saling bertukar cairan yang ada di mulut saya dan mulut Ratih .. wow sure sungguh sebuah pengalaman sex yang fantastis ..

Kami masih melalkukan petualangan kami tersebut .. untuk beberapa bulan ..

TAMAT

Tulisan ini dipublikasikan di M. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s