Di Perkosa Sepupu Pacar ku

Kejadian ini tepatnya beberapa tahun yg silam saat itu aku masih kuliah di kota m di pulau jawa, oh ya namaku mulev (bkn nm sebenarnya) aku ga ganteng-ganteng amat ya termasuk ukuran biasa-biasa aja lah, aku seorang anak laki-laki dari 4 bersaudara, semua saudaraku perempuan, aku anak ke-3. aku seorang mahasiswa perantau dari kalimantan dan menuntut ilmu sampai ke pulau jawa.
Pada saat liburan lebaran, sudah jadi kebiasaan para mahasiswa pasti balik kekampung halamannya tak terkecuali aku, saat itu ketika lebaran sudah berakhir dan aku kembali berangkat ke jawa menggunakan kapal motor tidar, saat itu harga tiket pesawat lg mahal-mahalnya makanya untuk mengirit biaya aku menggunakan angkutan laut. saat di atas kapal aku berangkat bertiga bersama teman-temanku, maklum mereka juga kuliah tapi di kota J. saat itu kami tidur di dek kapal sambil bercengkrama dan bermain kartu tiba-tiba ada seorang gadis melintas dan biasanya tahu sendiri apa yg dilakukan anak muda, ya menggomballah!!
Akhirnya kami berkenalan namanya yati katanya sih dia bekerja di kota sidoarjo dan ke kalimantan lg menengok kakak kandungnya. “kamu sendirian aja naik kapal ini” temanku deden bertanya, “engga” yati menjawab! “aku bersama temanku, dia lagi dikamar” . “bawa sini donk” aku menimpali. akhirnya beberapa menit kemudian yati tiba bersama temannya. “woow ini mah lumayan” indra nyeletuk. “Oh yah kenalkan ini temanku yg kuceritakan tadi namanya Gina” (bkn nm sbnrnya).
Gina pun bercerita tentang dirinya kalaupun dia mahasiswi dari kota m tempat aku kuliah. wah kebetulan nih pikirku. setelah tiba di pelabuhan lalu aku berpisah dgn ke-2 temanku dan aku bersama yati dan gina meneruskan perjalanan karena satu jalur.
Akhirnya setelah pendekatan tak begitu lama akhirnya gina pun jadi pacarku. ketika malam minggu kedua aku coba beranikan diri mengajaknya jalan2 keliling kota dengan sepeda motor bututku, pas di tengah jalan tiba-tiba motorku ngadat dan akhirnya mogok. ginapun kusuruh naik taxi tapi dia menolak katanya nunggu sampai hidup motorku. wah sudah jam 10.30 malam ketika aku melihat arloji, motorku jg belum hidup. ginapun ngomong kalau jam 10.00 kostnya sudah tutup akhirnya diapun mencari wartel untuk menelpon kekost kalau dia tidur tempat sepupunya. Gina berkata kalau tidak jauh lagi ada tempat sepupunya kira-kira 250 meter lagi. pantesan dia nyantai banget pikirku.
setelah menggandeng motorku bersama gina menuju tempat sepupunya akupun merasa kelelahan dan diapun mengambilkan air minum dan mengenalkan sepupunya Lia namanya umurnya sekitar 26 tahun, montok, kelihatan masih seger dan belum menikah serta ke-2 orang tua lia. rumahnya tidak begitu besar ukuran type 36 dan memiliki 2 kamar satu kamar untuk orang tuanya lia, satunya untuk lia dan saudaranya, berhubung saudara lia sudah menikah dan ikut suaminya maka penghuni kamar itupun hanya lia seorang.
Lia meminta ijin kepada kedua orang tuanya kalau kami tidur dikamarnya saja, dan aku ditempatkan di kasur bawah sedangkan gina bersama lia tidur di atas. yah aku manut aja namanya aja numpang tidur tempat orang. tapi itu akal-akalan lia saja akupun disuruh tidur diranjang bersama mereka bertiga dengan syarat aku tidur paling ujung dan gina ditengah.
Ketika sudah larut malam kamipun tertidur tapi mataku belum bisa terpejam dan aku beranikan menjamah tubuh gina yang membelakangi tubuhku kujamah pundaknya lalu turun kedaerah pantat, kemudian gina bergerak berbalik kearahku sambil menggeliat akupun spontan terkejut, lalu dia membukakan matanya dan berbisik kepadaku kalau dia belum bisa tidur juga. lalu aku melihat ke arah lia tampaknya dia sudah tertidur lelap lalu gina berbisik kearahku kalau dia juga pengen di sayang dan dikasih kenikmatan lebih, wah bagaikan kejatuhan durian runtuh akupun langsung menyerang mulutnya secara perlahan, tampaknya permainan mulut dan lidah gina sudah mahir banget kemudian tanganku menyusup ke balik bajunya, tampaknya gina tidak memakai BH lalu akupun semakin lancar menggerayangi tubuh gina. “Lev aku pengen kamu telanjangi aku sekarang” gina berkata. “tapi nanti lia bangun” jawabku berbisik dalam beberapa menit ginapun sudah polos tanpa benang sehelaipun setelah aku comot semua pakaiannya. Lalu aku mencoba mengulum puting susunya diapun mendesah kenikmatan “Lev lebih keras lagi kau kulum” gina berbisik lirih. memang susunya gina termasuk ukuran lumayan besar yaitu 34 B dan didukung dgn tubuhnya 160 cm/50 kg. bulunya gina agak jarang ketika aku melihat di keremangan lampu tampak indah sekali lalu kepalaku mencoba turun kedaerah selangkangannya kucoba usap dengan tanganku klitorisnya gina melenguh kenikmatan lalu kumainkan vaginanya dengan jariku dan sekali-kali dengan lidahku tampak kulihat gina lagi memeluk bantal dan menggigitnya supaya tidak didengar oleh lia kucoba kumasukan lidahku lebih dalam lagi ke liang kenikmatan gina dan kumainkan lidahku diantara dinding rahimnya kuciumin bau kewanitaannya tampak harum dan terlihat terawat lalu aku merasakan ada cairan mampir kemulutku terasa gurih dan kental, apakah gina sudah klimaks pikirku, ah persetan yang penting aku ingin menikmati isi vaginanya ini terlebih dahulu lalu tangan gina menarikku keatas, “Lev sini aku buka celanamu” gina berbisik sambil tidur. langsung dia buka kancing dan resleting celanaku tampak batang kemaluanku membesar setelah keluar dari celana dalamku. memang batang kemaluanku agak lain kepalanya lebih besar dari batangnya dgn panjang 16,5 cm tampak gina tertegun memandang! lalu diambilnya batang kemaluanku lalu dikulumnya akupun dalam posisi terlentang dan gina diatasku sambil memainkan batang dan biji kemaluanku. gila baru kali ini aku merasakan kenikmatan luar biasa batangku di kulum oleh perempuan. gina semakin liar menjilati dan mengulum batang kemaluanku entah sadar atau tidak posisi badannya a wih gila lebih besar daripada susunya gina kira-kira 36 B di dukung dengan pantatnya yang montok dan kulitnya yang putih. lalu diapun merayap ke puting susuku dan mengulumnya, dan kurasakan kenikmatan yang luar biasa tanpa sadar akupun berkata”terus mba, enakkk..” lalu diapun menuju kemulutku, semula aku bersikap biasa saja tapi akhirnya aku menyerah juga oleh permainan mulutnya dan melayani mba lia. Lalu diapun duduk di atas mukaku dan disuruhnya aku memainkan klirotis dan vaginannya aku pun menikmatinya, ketika lubang kewanitaannya sudah membanjir diapun berpindah posisi duduk diatasku mengambil batang kemaluanku dan memasukannya ke lubang vaginnya. gila… Batangku seakan-akan diremas-remas oleh vaginanya dan goyangannya mengalahkan miliknya gina, tiba-tiba gagang pintu bergerak hendak dibuka dan kami terdiam tapi tadi sudah dikunci sama mbak lia dari dalam dengan menekan tombol gagang pintu yang berbentuk bulat. tidak lama kemudian gerakan gagang pintu berhenti dan kami meneruskan permainan yang tertunda tadi.
“aku pengen seperti posisi kamu dan gina tadi” lia memohon. “yang mana mbak” aku bingung, “yang itu si gina nungging tadi”lia tidak sabar, “ooohh dogie style” aku mengangguk. lalu mba lia pun nungging dan aku mulai memasukan batangku bless… kenikmatan yang kedua dari wanita yang berbeda pada malam itu. “terus sayang,terus sayang, genjot lagi” pinta mba lia. akupun mulai lancar menggenjot pantat mba lia karena aku sangat menyukai type pantat yang montok. “sayang,sayang aku mau keluar….nih” mba lia berkata, “tahan mbak, sebentar lagi” aku menjawab, “ga bisa udah nanggung haaaaaaahhhhhhh…………”teriakan berbisik mba lia. “yah mba, aku belum keluar nih” pintaku. “Ok sayang aku jg masih pengen kok” mba lia merespon. dia memintaku jongkok dan dia duduk diatas pangkuannya sambil diriku menahan berat badannya. “loh mba lia kok ngasih gerakan ini sih” aku sempat protes, “udah diem, mau enak kan!! aku taunya dari nonton kamasutra” mba lia cuek menjawabnya. akhirnya akupun cuma manut menuruti kemauannya. ketika aku sambil jongkok dan memeluk tubuhnya serta bermain mulut dengan mba lia, aku berkata”mba, punya mba enak daripada punya gina”. “masa sih, ok deh lain kali kalau ada waktu kamu bisa main kesini atau kita janjian ditempat lain, eh tapi nanti catat no.telponmu yah” mba lia meminta. gerakan kami semakin gencar naik turun dan ini merupakan gerakan yang lain daripada yang lain yang pernah aku alam. “mba, aku mau keluar ” aku berkata, “iya sayang aku juga mau keluar” mba lia merespon. dan akhirnya gerakan kami semakin kencang, “sayang keluarkan di dalam spermamu, sayang aku pengen memekku hangat” mba lia meminta. akhirnya kami klimaks secara bersamaan.”Enak…sayanggggggggggg!!!! mba lia meraung pelan.
Setelah itu mba lia terkulai lemas dan akupun demikian pahaku terasa gemetar susah berdiri. “sayang lain kali aku boleh minta lagi kan” pinta mba lia. “Iya mba dengan senang hati” jawabku. setelah itu mba lia memakai dasternya dan kembali pura-pura tidur, akupun menuju kekamar kecil untuk membersihkan barangku dan aku cukup terkejut melihat gina tidur di sofa ruang tamu, sekembalinya dari kamar kecil aku menjemput gina untuk kembali ke kamar mba lia, dan kutanyakan kenapa tidur di sofa? dia menjawab kalau pintu yang tadi ditutupnya terkunci,oooohhh jawabku kenapa tidak diketuk saja, gina tidak mau membangunkan mba lia jawabnya.
Setelah peristiwa itu kami pun bersama gina lebih sering melakukan ML ditempat lain, di hotel, villa dan kontrakkanku dan untuk mencari variasi lain aku selalu menghubungi mba lia atau mba lia selalu menghubungi aku dan kami pun lebih sering bermain dirumahnya ketika ibu & bapaknya lagi tidak ada di rumah atau di villa puncak.
Sekarang aku dan gina sudah putus tapi aku masih berhubungan dengan mba lia dan sekarang sudah menikah dan mempunyai anak laki-laki 1 orang, dan aku berpikir serta merasakan kalau anak itu juga darah dagingku, terakhir aku berhubungan dengan mba lia bulan maret 2005, dan aku kembali ke kalimantan bulan april 2005 karena tugas kuliahku sudah berakhir.

Previous part

Tulisan ini dipublikasikan di D. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s